Tips Memilih Parquet

438 views

Tips Memilih Parquet

Tips Memilih Parquet

Tips Memilih Parquet

Parquet atau biasa disebut parket, lantai kayu atau wood flooring sekarang sudah mulai banyak diaplikasikan di Indonesia, terutama oleh kalangan menengah ke atas yang mempunyai dana lebih dalam berkreasi dalam home interior ataupun di perkantoran dan juga ruang dalam tempat bisnis (gallery, ruko, booth, restoran dan lainnya). Sekarang sudah tersedia berbagai merek parquet yang ada dipasaran dengan berbagai macam gimmick dan bahan beserta kelebihannya.

Setiap merek parquet terdiri dari berbagai ukuran, tipe, corak maupun motif kayu. Diluar permasalahan corak atau warna dari parquet yang cocok bagi interior rumah kita, terdapat beberapa hal yang mesti kita perhatikan sebelum kita membeli parquet. Berikut ini tips memilih parquet bagi lantai kayu rumah kita.

Tips Memilih Parquet

Lantai kayu laminasi - Laminate Flooring - Tips Memilih Parquet

Tips Memilih Parquet

Instalasi cepat dan mudah
Jatuhkan pilihan pada parquet yang mudah cara pemasangannya, bahkan bila memungkinkan kita dapat memasang sendiri parquet tersebut. Tidak perlu atau sangat minimal dalam penggunaan  adhesive (lem, sealant ataupun zat adhesive lain yang sebetulnya tidak baik bagi kesehatan) dalam  pemasangnya. Parquet juga mesti bisa bisa di bongkar pasang kembali tanpa harus merusaknya.

Mudah dalam pembersihan dan perawatan (Easy Care).
Pilihlah jenis parquet yang mudah dalam membersihkan dan merawatnya, tidak perlu melakukan perawatan khusus seperti di poles ataupun di plitur, dll.

Tidak meninggalkan noda (Stain Resistant).
Pilihlah jenis parquet yang tidak meninggalkan noda seperti bekas tumpahan kopi, sirup, dan lain sebagainya yang tumpah tidak sengaja, tidak menyerap dan meninggalkan noda di parquet. Parquet yang pada lapisan paling atasnya mempunyai lapisan overlay, melamine resin ataupun aluminium oxide umumnya mampu untuk menghalau noda.

Tidak mudah terbakar (Flame Resistant)
Parquet yang kita pilih harus dapat kuat menahan api, ini sangat penting karena kayu bersifat  mudah terbakar. Kayu yang telah diolah menjadi lembaran parquet harus sudah dilengkapi oleh  lapisan khusus yang bisa menghambat rambatan api pada lantai kayu tersebut.

Tahan terhadap benturan (Impact Resistant).
Parquet yang memiliki kualitas baik tentu sudah melalui proses penekanan dan juga pemadatan yang baik (pressing) hingga menghasilkan papan HDF yang padat dan kuat. Bila ada benda yang jatuh mengenai lantai parquet dalam batas yang wajar, tidak akan ada bekas benturan.

Corak tidak mudah pudar
Parquet yang kuat dalam waktu yang lama tentu menjadi dambaan kita. Dengan begitu kita tidak perlu mengganti dalam periode tertentu yang disebabkan warnanya kusam. Kita bisa melihat di brosur produk. Pilihlah parquet yang sudah mempunyai lapisan overlay, melamine resin ataupun aluminium oxide pada atas papan High Density Fiber (HDF) parquet tersebut.

Daya tahan terhadap abrasi / foot step (Abrasion resistant).
Daya tahan parket terhadap abrasi foot traffic atau lalu lintas hilir mudik manusia dan juga barang umumnya di nyatakan dengan AC (Abrasion Class). Jika suatu ruangan jarang dilewati oleh orang yang lalu lalang, mungkin lantai parket dengan kelas AC1-AC2 masih cukup. Tapi disarankan untuk memilih AC dengan minimal rating AC3 yang cocok bagi perumahan dan juga komersial.

Green Certification
Parquet di buat dari bahan dasar kayu, dan kayu didapat dari hutan. Karenanya kita mesti mencari produsen parquet yang telah memiliki Green Certification, yang berarti kayu asal parquet yang dihasilkan adalah Enviromentally friendly ataupun parquet yang dibuat dari bahan kayu olahan yang legal dan juga berasal dari hutan produksi yang terperbaharui (renewable resources), bukan hasil dari pembalakan liar.

Semoga saja Tips Memilih Parquet ini bisa membantu kita semua yang sedang mempertimbangkan untuk memilih parquet bagi interior rumah idaman kita.

Comments are closed.