Jenis Keramik Menurut Permukaan Dan Tepi

5113 views

Jenis Keramik Menurut Permukaan Dan Tepi

Lantai merupakan salah satu daya tarik dari sebuah rumah minimalis. Karena lantai senantiasa bersentuhan langsung dengan penghuninya. Jadi tidak heran bila kita banyak mempertimbangkan saat akan memilih material bahan lantai yang tepat untuk rumah idaman kita dan keluarga. Material keramik merupakan pilihan yang umum, sebab harganya relatif terjangkau, pemasangan cukup mudah dan juga tahan lama.

Keramik bisa kita bagi menurut permukaan dan tepi. Berikut ini jenis keramik menurut permukaan dan tepi.

Keramik berdasarkan jenis permukaannya, keramik dibagi menjadi 2 macam, yaitu :

Keramik polish
Yakni keramik yang yang memiliki finishing ataupun lapisan pelindung yang mengkilap. Jenis keramik ini umumnya lebih licin, dan juga dipergunakan di dalam ruangan, ataupun pada daerah kering.

Jenis Keramik Polished

Jenis Keramik Polished

Keramik unpolish
Keramik jenis ini juga sebenarnya juga memiliki finishing atau lapisan pelindung dibagian keramik paling atas. Bedanya adalah, di keramik unpolish ini lapisan pelingdungnya memiliki warna doff.

Keramik jenis unpolish lebih tidak licin, dan umumnya dipergunakan di bagian eksterior ataupun bagian yang basah seperti kamar mandi. Namun saat ini karena perkembangan trend desain, banyak juga jenis keramik unpolish ini yang diaplikasikan di dalam bangunan.

Jenis keramik unpolished

Jenis keramik unpolished

Keramik berdasarkan jenis tepinya, keramik dibedakan menjadi :

    Keramik non cutting
Seperti kita ketahui, bahwa keramik dibuat dari proses pemanasan dengan suhu tinggi yang dilakukan oleh pabrik. Pada jenis keramik non cutting ini, keramik yang sudah jadi tidak lagi mendapatkan perlakuan tambahan dalam hal ukuran, dan langsung saja dipacking untuk dipasarkan. Jika kita perhatikan keramik jenis non cutting ini, seakan-akan memiliki batas pinggir tipis yang berwarna putih.

    Keramik cutting
Dalam proses pembuatan keramik cutting sama persis dengan jenis keramik non cutting. Bedanya adalah setelah jadi, sebelum dipacking dan dipasarkan. Pada keramik jenis cutting harus melalui proses pemotongan tepi dengan tujuan menghilangkan bagian pinggirnya dan juga menjaga presisi ukuran keramik. Dengan dilakukannya proses tersebut, maka diperoleh keramik yang seakan-akan tidak mempunyai pinggir, sehingga mempunyai tampilan yang mirip dengan granit tile dan juga granit alam.

Perbedaan hasil aplikasi kedua jenis keramik cutting dan non cutting adalah pada nat antar keramik.  Karena keramik merupakan hasil pembakaran murni, keramik non cutting bisa memiliki penyimpangan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan keramik cutting yang mempunyai  kepresisian ukuran yang lebih baik sebab merupakan hasil pemotongan.

Penyimpangan ukuran ini  diwadahi oleh nat antar keramik. Sehingga dampaknya keramik non cutting akan mempunyai nat yang lebih besar (lebar nat bisa di atas 3mm) jika dibandingkan dengan keramik cutting maupun granit tile (lebar nat 1mm) dan granit alam.

Dari sini, semoga kita bisa membedakan jenis keramik mana yang kita perlukan untuk rumah kita. Jika kita ingin memasang keramik lantai kamar mandi, keramik jenis unpolish merupakan pilihan terbaik. Jika kita ingin memasang keramik ruang tamu yang banyak di lewati dan temapat aktifitas. Keramik jenis polish yang dipadukan dengan jenis cutting merupakan pilihan.

Comments are closed.