Rumah Bebas Pajak PPN

1243 views

Rumah Bebas Pajak PPN

Rumah Bebas Pajak PPN

Rumah Bebas Pajak PPN

Jika kita melakukan transaksi jual beli rumah, maka akan ada beberapa biaya jual beli rumah yang akan dikenakan pada kita. Salah satunya adalah Pajak, yaitu pajak pertambahan nilai / PPN yang nilainya mencapai 10% dari harga rumah. Pajak diambil sebagai salah satu pemasukkan bagi negara kita, namun ada kalanya pajak ini terasa begitu berat oleh saudara kita yang termasuk dalam Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Untuk itu, pemerintah telah membebaskan pajak PPN bagi Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang melakukan jual beli rumah. Ini diterakan lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.011/2012 bagi rumah sederhana; rumah sangat sederhana, rumah susun sederhana, pondok boro, asrama mahasiswa dan juga pelajar, dan juga beberapa perumahan lainnya.

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.011/2012 yang mengatur pembebasan Pajak pertambahan nilai saat transaksi jual beli rumah sudah diberlakukan mulai 3 Agustus 2012. Bagi Masyarakat berpenghasilan rendah, tentu saja rumah bebas pajak PPN ini akan sangat membantu. Sebab pajak PPN 10% yang masuk dalam biaya jual beli rumah yang mesti di keluarkan MBR ini saat membeli rumah cukup terasa berat.

Rumah bebas pajak PPN yang di atur oleh PMK ini merupakan rumah yang bisa dibeli secara tunai, lewat KPR bersubsidi ataupun KPR Non-subsidi, baik itu dengan pembiayaan konvensional maupun lewat pembiayaan berdasarkan prinsip syariah (KPR Syariah). Berikut ini syarat-syarat rumah bebas pajak PPN yang diatur PMK.

Syarat Rumah Bebas Pajak PPN adalah sebagai berikut :

1. Luas maksimal bangunan adalah 36 m2
2. Harga jual rumah tidak melebihi:

  •         Rp 95 juta (bagi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bali, Batam, Bintan, dan Karimun).
  •       Rp 88 juta (bagi wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi— namun tidak termasuk daerah Batam, Bintan, Karimun, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan juga Bekasi)
  •         Rp 95 juta (bagi wilayah Kalimantan, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan juga Nusa Tenggara Barat)
  •         Rp 145 juta (bagi wilayah Papua dan juga Papua Barat).

3. Pembeli rumah merupakan pembeli rumah bagi yang pertama kalinya (rumah pertama yang pernah kita beli) yang memakai atau tinggal pada rumah tersebut dan juga tidak dipindah-tangankan minimali dalam jangka waktu lima tahun sejak dimiliki.

Lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.011/2012 ini sangat membantu bagi  Masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan adanya rumah bebas pajak PPN, maka total biaya jual beli rumah bisa di tekan sampai 10 % dari harga rumah.

Comments are closed.