Contoh Kode Keramik

1006 views

Contoh Kode Keramik

Kita harus mengetahui kode keramik maupun granit. Sebab adakalanya ketika kita bangun rumah, kita terjebak pada promosi-promosi maupun tergoda dengan berbagai iming-iming diskon ataupun harga murah. Namun kita harus ingat bahwa ada harga ada barang, inilah hukum ekonomi dimana harga akan selalu berbanding lurus dengan kualitas keramik.

Tentu bukan tidak mungkin jika keramik atau granit yang banyak ditawarkan dengan potongan harga ataupun harga miring merupakan keramik lama yang telah tidak diproduksi kembali. Jadi bila ternyata terdapat kekurangan ketika kita memakainya, akan sangat sulit untuk kita dalam mencari kekurangannya. Dan meskipun kita bisa memperolehnya, mungkin warna tonality sudah tidak lagi sama.

Contoh Kode Keramik

Contoh Kode Keramik

Contoh Kode Keramik

Keterangan gambar kode keramik :
1. Kualitas keramik
Pada gambar tertulis "P" yang artinya keramik ini merupakan kualitas 2.
2. Nama motif keramik
Biasanya disitu tertulis nama keramik dan warnanya.
Pada gambar tertulis Xenon (nama motifnya) Green (jenis warnanya, yaitu hijau)
3. Kode produksi
Tiap-tiap pabrik memiliki cara penulisan kode masing-masing sebagai panduan jika terdapat  komplain atau kesalahan produksi, ataupun untuk mencari produk yang sama jika terdapat  permintaan tambahan dari konsumen.
4. Kode tonality
Kode tonality juga berbeda-beda cara penulisannya untuk setiap pabrik. Umumnya terdapat  kode size-nya, juga karena keramik pun ada S, M dan L-nya meskipun hanya berbeda nol koma sekian milimeter.

Contoh Kode Keramik dan Kode Tonality Keramik 2

Kode Tonality Keramik

Contoh Kode Keramik dan Kode Tonality Keramik

Keterangan gambar kode keramik :
1. Nama motif keramik
2. Kode produksi dan ukuran keramik
Disitu tertulis kodenya "LL", berarti ukurannya lebih besar sedikit dari standarnya.
Nantinya jika harus menyambung atau menambah, cari kode ukuran yang sama juga.
3. Kode Tonality
4. Ukuran asli keramik
Disitu tertulis 297 x 297 mm yang artinya keramik ini masuk ke kelompok keramik. Ukuran 300x300 mm tetapi ukuran aslinya seperti tertulis di atas. Bila digabungkan dengan keramik produksi pabrik lain (merk lain) belum tentu nat-nya ketemu, atau bisa membentuk garis lurus. Karena beda pabrik, beda kualitas barangnya.
5. Jumlah isi
Biasanya tiap kardus keramik berukuran 1 m2, terlepas dari jumlah kepingannya. Kecuali untuk ukuran 60x60 cm biasanya 1 kardus lebih dari 1 m2 atau malah kurang dari 1 m2.

Banyak yang berfikir bila tonality keramik atau granit hanya untuk keramik berwarna saja, ini jelas salah. Karena keramik atau granit yang berwarna putih sekalipun akan mempunyai tonality juga. Keramik dengan tonality yang berbeda bila kita bandingkan hanya 1 lembar saja mungkin tidak akan terlihat jelas perbedaannya, namun jika sudah terpasang maka perbedaannya baru akan sangat terlihat.

Jadi walaupun memiliki ukuran dan warna yang sama, namun beda maka hasil produksi barangnya juga akan berbeda baik dari tonality warnanya, permukaannya, gestur sampai dengan ukurannya. Khusus untuk ukuran, masing-masing pabrik mempunyai standar tersendiri, jadi usahakan untuk tidak sembarang mengkombinasikan keramik dari pabrik atau merek yang berbeda pada satu ruangan. Bila di aplikasikan dalam ruangan berbeda, mungkin masih oke karena bisa kita  berikan penyekat ataupun pembatas antar ruangannya dari keramik ataupun granit.

Ketika kita bangun rumah atau renovasi rumah, usahakan untuk menyimpan kardus keramik atau granitnya agar nanti mudah mencari barangnya di toko bila terjadi kekurangan. Akan lebih baik lagi bila kita bisa menyimpan cadangan 1-2 dus keramik atau granit yang tidak terpakai sebagai langkah jaga-jaga. Seandainya pada suatu ketika kita memerlukannya, maka kita masih memiliki cadangan keramik yang sama yang bisa dipakai sebagai pengganti.  Untuk itu, mengetahui tonality warna keramik dan granit serta kode keramik sangatlah penting.

Refferensi
Jumpinjack  Mengetahui Tonality Warna Pada Keramik dan Granit serta contoh kode keramik.

Comments are closed.