Perbedaan Kualitas Keramik

1396 views

Perbedaan Kualitas Keramik

Kualitas Keramik KW A atau 1

Perbedaan Kualitas Keramik - Kualitas Keramik KW A atau 1

Keramik dari suatu produsen tidak akan selalu sama, meskipun memiliki merk yang sama, type  dan ukuran yang sama. Hasil dari produksi keramik dari suatu pabrik tentu saja tidak akan selalu sama. Oleh sebab itu, produsen keramik akan mengelompokkan keramik hasil produksi mereka kedalam beberapa kualitas.

Biasanya orang mengetahui bahwa KW 1 ini kondisinya tanpa cela, sebab memang sudah lulus uji kualitas atau quality control pabrik. Namun untuk kriteria KW 2 dan juga KW 3 tidak semua orang mengerti apa perbedaannya. Bahkan banyak yang menyangka bahwa keramik KW 2 maupun KW 3 itu merupakan “aspal” alias asli tapi palsu, yang mungkin dibuat oleh produsen lain namun dengan tampilan dan dus yang menyerupai aslinya.

Anggapan ini adalah keliru! Baik KW 2 dan juga KW 3 adalah asli, sama halnya dengan KW 1, namun kualitasnya lebh rendah. Juga banyak yang mengira bahwa keramik KW 2 dan juga KW 3 ini tidak sekuat KW 1. Anggapan ini juga tidak sepenuhnya benar. Baik keramik KW 2 dan KW 3 sama kuatnya dengan KW 1 sebab memang dibuat secara bersamaan. Sebenarnya  KW 2 dan KW 3 bisa disebut produk gagal dan tidak lulus uji kualitas atau quality control.

Kualitas tersebut dinyatakan kedalam sebuah kode KW (KW I hingga KW III). Jadi berhati-hatilah saat kita membeli keramik, dan kode KW ini selalu dicantumkan di dalam dos keramik. KW I merupakan yang paling baik, KW II merupakan kualitas sedang dan KW III merupakan kualitas yang paling buruk.

Penyebab Perbedaan Kualitas keramik

Pembakaran yang tidak sempurna
Penyebab utama perbedaan kualitas keramik adalah pembakaran yang tidak sempurna. Saat proses pembakaran keramik di pabrik dapat saja terjadi ketidaksempurnaan terhadap hasil akhirnya yang membuat bagian quality control dari perusahaan keramik tersebut membagi kategori kualitasnya. Yang lulus uji kualitas dimasukan kategori KW 1.

Jadi, bagaimanakah kondisi perbedaan keramik yang disebut dengan KW 1, KW 2, dan KW 3 ?

Contohnya, pada keramik yang memiliki permukaan yang mengkilap, terlihat kilapnya yang merata, natnya yang rapi maupun presisi, dan juga bebas dari noda yang bisa mengganggu penampilannya. Adapun sisa dari produk berkualitas 1 ini dibagi kedalam dua kategori, yaitu KW 2 dan KW 3.
Pada KW 2, kekurangannya mungkin sangat samar sehingga sangat sulit dilihat oleh orang awam biasa. Namun umumnya bagi tukang berpengalaman mengetahuinya. Mungkin pada lapisan permukaan kilapnya ada yang tidak merata, atau terdapat noda berupa corak retak rambut maupun bintik hitam, namun biasanya natnya tetap presisi.
Pada KW 3, umumnya pada natnya miring dan juga tidak presisi. Pada bagian permukaannya lebih terlihat noda corak retak rambut maupun bintik hitam.
Ada juga istilah tambahan dengan kode KW p atau kualitas proyek yang kondisinya berada di antara KW 1 dan KW 2. Namun untuk kualitas ini tidak umum dan jarang ditemui.

Perbedaan Dus Kemasan Keramik

Perbedaan Kualitas Keramik

Perbedaan Kualitas Keramik - Kualitas Keramik KW 3 atau C

Tedapat perbedaan pada DUS kemasan yang sesuai kondisi keramik. Pada KW 1 pada kardus kemasannya tertulis jelas  KW 1 atau A. Pada KW 2 juga tambahan stempel KW 2 atau B. Sedangkan untuk keramik KW 3, kardusnya sering kali polos sebab memang sengaja dibalik sehingga seperti tampil polos tanpa merek. Namun ada juga yang memberikan kode C

Perbedaan Harga Keramik

Ada perbedaan harga dari masing-masing kualitas keramik tersebut, meskipun dalam satu merk dan produsen. Bila kita bandingkan dengan KW 1, maka selisih harga dengan KW 2 per boks sekitar Rp 3.000 –  Rp 5.000. Dan bagi keramik merek terkenal, seperti Roman, selisih harganya bisa mencapai Rp 5.000 – Rp 10.000 per boks. Sedangkan perbedaan harga untuk KW 3 dengan KW 1 dapat mencapai Rp 5.000 – Rp 10.000, dan untuk merk terkenal bisa mencapai Rp 15.000.

Semoga perbedaan kualitas keramik ini bisa membantu, usahakan untuk tetap menyimpan keramik cadangan serta dus kemasannya untuk mengantisipasi kerusakan keramik. Sehingga kita bisa mendapatkan keramik dengan kualitas, ukuran, jenis, warna dan tonality keramik yang sama.

Comments are closed.