Tips Cara Plester Dinding

4177 views

Tips Cara Plester Dinding

Cara Plester Dinding Tembok

Tips Cara Plester Dinding Tembok

Plaster atau plestering merupakan sebuah pekerjaan pelapisan dinding bata, batako atau hebel  dengan memakai campuran pasir dengan semen. Pekerjaan plaster ini termasuk pekerjaan yang relatif mudah, tapi jika kurang memperhatikan cara kerja yang benar dan juga tepat, maka bukan mustahil akan menghasilkan pekerjaan yang kurang baik seperti :

  1. Hasil plasteran retak retak. Biasanya disebabkan oleh banyak hal seperti pasir yang banyak mengandung lumpur, dan bisa  disebabkan oleh kurang sempurnanya curing.
  2. Hasil plasteran bergelombang maupun tidak halus
  3. Hasil pada kulit bagian luar mengelupas
  4. Hasil dumy atau plasteran yang tidak menyatu dengan bidang yang di plaster.

 

Untuk mencegah terjadinya hasil pelter yang kurang baik seperti diatas. silahkan perhatikan tips cara plester dinding agar hasil maksimal.

Perhatikan 3 hal utama!

  1. Pekerja atau tukang yang mahir serta trampil
  2. Cara kerja atau metode kerja yang benar juga tepat
  3. Bahan yang digunakan mesti memenuhi syarat, seperti semen yang belum kadaluarsa, kadar lumpur pasir dengan maksimum 5% dsb.

Tips Cara Plester Dinding Tembok

  1. Jangan langsung plester pasangan bata yang baru saja selesai, ini untuk menghindarkan perubahan pada susunan bata tersebut yang bisa menyebabkan plesteran retak.
  2. Lakukan penyiraman pada pasangan bata sebelum melakukan plesteran.

Setelah Plesteran selesai, bisa langsung di ACI atau menunggu plester kering terlebih dahulu minimal 1 minggu.

  • Jika sesudah plaster kasar selesai langsung kita lakukan finishing dengan pasta semen atau di aci. Metode ini cenderung melahirkan hasil  acian yang bergelembung juga mudah retak-retak,  namun jika Acian memakai bahan mortar khusus plasteran tidak mudah lepas.
  • Jika setelah plaster kasar selesai, kita menunggu finishing agar reaksi kimia plasteran selesai dan tidak berubah minimal 7 hari. Cara ini melehirkan hasil plasteran yang kuat dan tidak mudah retak-retak, tidak bergelombang, tapi acian cenderung dapat dengan mudah mengelupas jika pengerjaannya tidak tepat.

Hal yang umum dilakukan oleh para tukang bangunan adalah menunggu pasangan bata maupun plesteran mengeras terlebih dahulu, supaya tidak terjadi perubahan. Baru kemudian melakukan tahap berikutnya. Semoga tips cara plester dinding tembok ini bisa membantu, selamat membangun rumah minimalis.

Comments are closed.