Merancang Peralatan Smart Home System

225 views

Merancang Peralatan Smart Home System

Teknologi rumah pintar atau Smart home System merupakan sebuah sistem dengan aplikasi komputer yang akan memberikan tambahan kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan juga penghematan energi, yang berlangsung secara otomatis dan sistematis melalui komputer, baik  rumah tinggal kita maupun semua peralatan di dalamnya.

Smart home System bisa kita terapkan guna menggendalikan hampir seluruh perlengkapan dan peralatan yang ada di rumah kita, mulai dari mengatur tata lampu sampai ke berbagai peralatan  rumah tangga, yang perintahnya bisa dilakukan dengan memakai suara, sinar merah infra, maupun sebuah kendali jarak jauh (remote) bahkan internet dari belahan dunia lain.

Merancang Peralatan Smart Home System

Pada awal rancangan Teknologi rumah pintar atau Smart home System, kita bisa menentukan peralatan apa saja akan kita tempatkan dan terintegrasi dengan Teknologi rumah pintar atau Smart home System yang kita rancang.

Setelah menentukan alat-alat elektronik yang Anda ingin gunakan, tahap kedua adalah mengatur kabel-kabel elektronik supaya tidak bertebran dan mengganggu keindahan rumah sekaligus aman. Sebab teknologi smart home membutuhkan semua koneksi kabel alat-alat elektronik yang ingin kita kontrol lewat sistem rumah pintar dan dipusatkan pada panel kontrol utama.

Peralatan elektronik yang dapat kita gabungkan

Secara umum semua peralatan elektronik dapat kita gabungkan ke dalam sistem rumah pintar. Mulai peralatan elektronik di dalam ruang dapur, ruang keluarga, kamar tidur, ruang tamu, garasi, taman, hingga gerbang otomatis.
Peralatan elektronik yang dapat kita kendalikan lewat smart home sistem adalah seperti:

1. Pengendalian Lampu

Kita bisa mengendalikan semua lampu atau segala alat-alat elektronik di dalam dan di luar rumah kita hanya memakai satu pengontrol pusat yang biasanya dipasang di pintu masuk utama. Di sini kita dapat melihat keadaan nyala atau mati lampu serta peralatan elektronik yang tergabung.

Kita bisa mematikan lampu maupun peralatan elektronik yang berada di lantai atas ataupun di dalam ruangan yang lain seperti di dapur atau di garasi, ketika kita berada di pintu utama sebelum kita keluar dari rumah atau akan masuk ke dalam rumah.

Lampu bisa dinyalakan dan dimatikan secara otomatis sesuai waktu yang ditentukan, saat kita ingin meninggalkan rumah sebelum bekerja, jalan-jalan ataupun berlibur.

Dengan memakai alat pendeteksi gerakan, lampu di kamar mandi, garasi atau gudang akan dinyalakan secara otomatis saat kita masuk, dan akan padam secara otomatis saat kita  meninggalkan ruang itu. Jadi akan menyala bila ada gerakan dan akan padam jika tidak ada gerakan.

2. Tirai Jendela dan Atap Awning

Hanya dengan satu tombol, tirai jendela di dalam ruangan kita dapat ditutup secara otomatis dan lampu dalam ruangan tersebut akan nyala secara otomatis untuk memastikan cahaya yang cukup.

Dengan sistem ini juga, tirai jendela serta atap awning bisa berfungsi secara otomatis saat cahaya matahari atau angin yang berlebihan atau berkurang. Semua ini hanya memerlukan sistem deteksi cahaya dan angin.

3. Kamera Keamanan (CCTV)

Ketika Anda tidak berada di rumah kita, kita dapat melihat keadaan di dalam atau di luar rumah kita hanya dengan memakai alat kontrol seperti computer, Handphone atau PDA yang dikoneksi ke sistem smart home, gambaran dari kamera keamanan akan ditampilkan di Hp atau PDA secara realtime dimanapun kita berada.

4. AC

Memastikan ruangan dalam keadaan suhu yang nyaman ketika kita baru pulang dari kerja, jalan-jalan, liburan atau belanja dari mall. AC di dalam rumah bisa dinyalakan dan dimatikan menggunakan alat kontrol seperti Hp atau PDA sebelum kita sampai ke rumah. Begitu juga alat penerang seperti lampu-lampu yang didalam rumah Anda.

kita juga dapat memastikan suhu dalam ruangan berada di temperatur yang sesuai dengan keinginan kita dengan adanya sistem kontrol temperatur yang didesain khusus untuk smart home.

5. Sistem Audio & Video

Dengan hanya satu tombol, sistem audio video kita akan dinyalakan dan cahaya di dalam ruangan juga turut berubah. Tirai jendela kita ditutup secara otomatis, lampu dalam ruangan akan menjadi lebih suram cocok dengan keperluan untuk menyaksikan film atau pertunjukan TV kesayangan.

6. Sistem Keamanan

Saat rumah kita tinggalkan tanpa diamankan, sistem keamanan rumah pintar akan secara otomatis mengaktifkan alarm dan mengaktifkan kamera keamanan untuk merekam keadaan di rumah.

Jika rumah kita dimasuki maling, sistem alarm akan diaktifkan, sirine akan berbunyi secara otomatis, kita maupun pasukan keamanan (Polisi/Satpam) akan dihubungi secara otomatis. Kamera keamanan juga dapat merekam semua gerakan di rumah.

Dengan Merancang Peralatan Smart Home System, rumah minimalis kita tidak hanya menjadi lebih nyaman serta aman, namun pemakaian listrik juga akan lebih efesien.

Merancang Peralatan Smart Home System Setelah Rumah Jadi

Mestikah Smart home dirancang sejak awal kita men desain rumah? Rupanya tidak. Teknologi rumah pintar atau Smart home System bisa juga dipasang pada rumah yang sudah jadi. Tinggal kita cabut saklar yang lama tanpa harus merusak bangunan, dan ganti dengan skalar-saklar baru yang terintegrasi dengan program  Rumah pintar kita.

Comments are closed.